Hari ini, kira-kira telah 93% persiapan Marching Band Listydwijaswara untuk mencapai kesempurnaan, demi lomba BMBC di Bandung pada tanggal 13 oktober 2012. Hidup dan Mati yang telah diperjuangkan, lelah, letih pengorban yang telah dilakukan oleh semua para anggota TIM, hasil nya akan terlihat dalam waktu dekat ini.
Tapi sungguh! betapa ironisnya ini, tak akan ada yang menyangka dalam waktu beberapa hari lagi akan lomba, sejenak semua suasana menjadi berubah. Terjadi konflik perseteruan antar para anggota nya. Termasuk aku salah satu nya. Aku adalah Tika, siswi kelas XI IPA di sebuah SMA swasta yang cukup terkenal di kota ku.
Berawal lewat facebook, Tika yang sering menggalau dan meng-Update status tak jelas di malam hari ternyata di baca dan di komentari oleh salah seorang anggota Brass di Marching Band, ia bernama Irfan. Awalnya Tika yang baru saja mengenal Irfan hanya membalas kata-kata yang sedikit cuek, maklum nama nya saja orang baru kenal. Tapi, lama kalamaan karena asik nya bercandaan Tika mulai menganggap Irfan sudah seperti teman lama nya. Dan komunikasi itu berlangsung hanya melalui FB.
Karena kebetulan akhir-akhir ini latihan di adakan setiap hari maka Tika dan Irfan pun bertemu. ketika sedang latihan bersama di lapangan sekolah tiba-tiba,
"Hey, Miss Galau...?" Ucap Irfan sambil tersenyum ke arah ku. Tika yang paling suka bercandaan lalu menjawab,
"Huhuhu dasar kau orang nyebelin!" Sambil tertawa hahaha...
Namun saat yang bersamaan wanita yang sedang berdiri di samoing Irfan melihatku dangan sinis.
"Hei, Tik apa kamu ga takut kalau nanti Ria marah kepadamu ? Ria kan suka dengan Irfan!. "Ucap salah seorang teman satu alat denganku. Aku mendadak diam karena tahu katanya perempuan yang melihatku dengan sisnis itu menyukai Irfan, karena takut membuat dia merasa cemburu kepada ku.
Keesokan hari nya, seperti biasa latihan di mulai setelahb pulang sekolah. Entah kebetulan atau bagaimana, Tika dan Irfan memakai baju berwarna kuning. Sehingga mereka terlihat seperti pasangan serasih.
Sepepe memanh, tapi suasana menjadi ramai tak karuan, teman-teman mendadak heboh dengan kami berdua. Masih seputar anggota Brass (Pemain alat tiup), sitgon nama nya. Dia menyeru kepadaku,
"Cieee-cieee yang pake baju couple-an sama si Irfan", namun aku hanya terdiam karena memang aku merasa tak janjian dengan nya. Ria yang melihat kejadian ini semakin menjadi-jadi cemburu nya, dia menghasut semua teman-temanku untuk menjauhiku, hingga mencibirku di status FBnya.
Benar saja kejadian itu terjadi, mereka menilaiku merebut orang yang Ria suka, dan aku di cap sebagai perebut cowo orang. Padahal sebenar nya Orang yang Tika suka adalah teman sekelas nya sendiri, sebut saja dia Mr.X, Tika menyukai Mr.X dari awal kelas X saat baru pertama kali mengenal, dua hati yang sama-sama menyukain hanya saja dia tidak berani mengungkapkan itu kepadaku, dia hanya berani mengungkapkan kepada sahabatku, Dita. Aku tahu itu beberapa waktu lalu, sekarang yang dia suka bukan aku, dia hanya berani mengungkapkan kepada sahabatku melainkan salah satubteman sekelasku juga. Makanya aku suka update status galau di FB karea tujuanku untuk melupakan Mr.X, aku mengalah karena tak ingin merasakan sakit hati yang lebih dalam lagi kedepan nya, tapi ternyata malah membuat ini semakin rumit dan terjadi salah paham di area extrakulikuler-ku.
Pelatih dan beberapa teman Tika yang masih percaya mampu mendorong Tika untuk tetap mengikuti latihan, meskipun sempat down dan melihat anak-anak yang tetap bersih keras menilai Tika buruk, alhasil latihan harus tetap berjalan dengan lancar.
"Go!Go!Go!" teriak pelatih menyerukan suara saat gladi resik di mulai.
Tapi bagaimana bisa? kekompakan itu ada, sedangkan kita semua dalam perseteruan yang belum sempat terklarifikasi? aku, kamu, dia, dan mereka, mungkinkah dipersatukan dalam kekompakan,dan kerjasama TIM???!
Serentak semua nya terdiam, tak ada yang bisa menjawab...
Dengan muka yang gelisah Tika BBM dari Rendy,
"Rendy mana sih kok gak kirim BBM dia lupa apa sama janjinya ke gue? ", keluh Tika Beberapa jam kemudian tepat pukul 23.30 dengan mata sayup-sayup akhirnya Tika mendapat kirimanm BBM dari Rendy.
" Antika...", dengan wajah kesal campur senang Tika membaca BBM itu dan membalasnya.
"Loe kemana aja? lupa loe sama janji loe, jam berapa sekarang?", omelan Tika di BBM, beberapa menit kemudian tanda D masih menghiasi chat di BBM Tika tanda belum dilihat atau pun dibaca oleh Rendy.
"Tuh kan giliran BBM malah gak dibaca aargghh gue mau telepon mau sms gue gak ada pulsa mau beli sekarang udah tengan malam. Tapi...tapi...gue kok ngerasa bodoh ya ngapain juga gue nunggu-nunggu si Rendy nepatin janjinya buat ajak gue jalan harai ini huufftthh....." celoteh Tika.
"Mending gue tidur aja lah ini salah satu cara pintar biar gak bodoh lagi *yawn* " sambungnya lalu Tika pun menarik selimutnya dan mematikan lampunya dan tidur.
Pagi pun menyapa Tika. Tika pun bangun dari tidurnya tak lupa ia berdoa mengucap syukur Sang Pencipta lalu ia pun melihat handphonenya dan tak ada balasan apa pun dari Rendy untuk nya,
"Ok mulai sekarang cukup sama Rendy aargghh nyesel!" celoteh Tika sambil mencabik-cabik bantal panda didepannya dan langsung bergegas mandi dan siap-siap pergi berangkat ke sekolah.
kesalnhya Tika pun menambah-nambah saat ketika sampai disekolah ia turun dan memakirkan mobilnya dan ia berpapasan dengan Rendi ingin hatinya menampar, menjambak Si Rendy tapi ia malu dan gak enak karena disitu pun ada Bu Rina guru seksi yang mengajar pelajaran metematika.
"Untung ada Bu Rina masih selamat itu Si Rendy!!" celotehnya sambil menutup pintu mobilnya dengan kencang. Dari arah belakang Vina teman senbangkunya menghampiri Tika,
"Hai Tik..." sapa Vina.
"Hai Vin... berangkat sama loe?" jawab Tika.
"Tadi gue berangkat bareng papa gue, eh Tik... kenapa muka loe pagi-pagi udah emosi kenap-kenapa?" tanya Vina,
"Itu Vin, si Rendy! kemarin dia janji mau ngajak gue jalan eh gue tunggu sampe jam setengah 12 gak nongol-nongol." sahut Tika
"Yah... loe masih aja sama kaya dulu sering banget dibohongin cowo! kata Vina sembari jalan menuju kelas XII IPA II sambil membuka bungkus permen karet dengan santai Tika menjawab "maksud loe dari dulu loe juga tau Vin gue dideketin sam banyak cowo tapi gak pernah sampe jadian apa lagi pacaran lama baru deket aja udah ketahuan busuknya ya playboy lah ya matre lah." celotehnya.
"Nah itu berarti Tuhan Baik sama loe, dia gak kasih buat loe pacaran dulu biar loe bisa milih yang terbaik." sahut Vina
"Ya... (Sela) bener juga sih, tapi masih ia gue harus bener-bener cari yang terbaik mau sampe kapan? mama gue udah banyak tanya: mana pacar kamu Tik? katanya mau kenalin sam mama bla... bla...bla... ya gue cuma jawab nanti mah belum saatnya. sampe kapan harus begini coba? masa ia gue harus ikut kotak jodoh yang ada di TV-TV kan gak mungkin." jelasnya
"Ya gak segitu juga si Tik ya loe banyak doa deh biar dikasih yang terbaik" sahut Vina. mereka berdua pun masuk kelas mengikuti pelajaran.pelajaran demi pelajaran yang mengasikan sampain yang membosankan pun mereka lalui, ketika pelajaran Tik kelas mereka langsung menuju lab komputer. saat guru sedang menerangkan di depan Antiak malah tertidur lelap di mejanya untung gak ketahuan guru karena setiap meja tertutup oleh CPU-CPU yang ada tetepi ketika Tika tertidur pulas tiba-tiba Rio cowo cool dengan kaca matanya dan pintar bermain semua alat musik khususnya piano membangunkan pulasnya tidur Tika, Tika pun terkejut " apa-apaan loe? gue lagi tidur puas kok di bangunnin! gak sopan!" celotehnya
"eitttsss..., yang gak sopan itu loe bukan gue cantik.(dengan pandangan mata yang memancarkan aura yang berbeda) loeyang gak sopan guru lahi cape-cape jelasin loe malah tidur pules bukanya perhatiin baik-baik lagian juga loe kan gak kurang ngerti kan sama materi pelajarannya? " sahut Rio. Dengan nada kesal Tika menjawab" gak usah pake muji-muji gue deh! pake acar ceramah lagi. " obrolan mereka akhirnya terdengar oleh Pak Nino dan mereka berdua disuruh keluar dari lab dan berjemur dilapangan sampai jam pelajaran berakhir. ketika mereka sampai dilapangan mereka pun melanjutkan pertengkarannya! ini semua gara-garo loe ngerti! coba loe biaarin gue tidur gak akan kaya gini" lata Tika dengan kesal.
"gak usah merasa bersalah gitu, gue gak akan marah kok sama loe (sambil tersenyum) "sahut Rio.
" what....!! (terkejut) GR banget loe jadi orang! ih....!!! "kata Tika tambah jengkel. Rio hanya menjawabnya dengan senyum saja, beberapa jam pun dilewati oleh mereka berdua" 5 menit lagi semua ini kan berakhir sabar ya Tik. " kata Rio. Tika mengacuhkan omongan Rio, tiba-tiba saat Rio melihat wajah Tika" astaga Tik, muka loe pucet banget loe gak apa-apa kan?" tanya Rio cemas .
"gak usah banyak omong deh! " sahut Tika jutelk beberapa menit kemudian Pleeekkkk!!! Tika tiba-tiba jatuh pingsan dengan cemas dan khawtir Rio langsung mengangkat dan mengotongnya ke UKS setelah semua pulang Rio meminta bantuan Vina untuk ikut mengantarka Rio ke rumah Tika yang masih dalam keadaan pingsan.
Setibanya di rumah Tika, Rio pun langsung membawa Tika ke kamarnya dan Rio langsung pamit pulang."Vin... Tika yah kalau dia sudah bangun suruh dia makan. gue duluan yah..." pamit Rio." ya ok, makasih ya ya...."kata Vina beberapa menit kemudian setelah Rio keluar dari kamar Tika, Tika pun terbangun." aduh...kepala gue pusing banget"
"udah bangun loe Tik? pules yeee loe tidur! hahaha" kata Vina sembari baca majalah yang tersedia di kamar itu.
"apaan sih loe! eh kok gue tiba-tiba dikamar sih? hukuman Pak Nino sudah selesai? terus kenapa gue ada disinii?" tanya Tika
"udah gak usah loe pikirin! mendingan sekarang loe isi tuh perut loe! lihat deh loe gak mau kan muka loe tambah pucet, makan sana! "
" tapiiii....gue penasaran Vin! " kata Tika dengan nada penasaran" udah cepetan sana makan" kata Vina sambil menarik tangan Tika dan mendorong jalannya sampai keruang makan.
Malam itu Tika akan menghadiri acara ulang tahun Fiona di salah satu cafe mewah di kota Jakarta. Dengan busana mini dress hitam rambut yang ikal serta sedikit di wajahnya diberikan olehsan make up Tika cantik sekali dan memakai higthhells. Turun dari mobil selangkah demi selangkah dengan anggunnya dia jalan tak kelihatan sedikitpun wajah aslinya yang cuek dan jutek bener-bener exellent.
Tak disengaja di tengah kesibukan Tika mencari Vina, dia berpapasan dengan Rendy mereka saling satu sama lain dengan serius. "Tik...cantik banget." puji Rendy " makasih! "dengan nada jutek dan pergi meninggalkan Rendy tetapi Rendy malah menarik tangan Tika" loe temenin gue yah! maaf soal kemarin-kemarin" kata Rendy dengan muka tanpa dosa" lepas! wowww! (sambil senyum) jangan seenak udelmu dong! cari orang lain aja!" sahut Tika tiba-tiba Rio menghampiri mereka berdua" Antika..."
"Rio..." jawab Tika sambil mengangkat alisnya"
" yukk, maaf nunggu lama ya Tik! Sahut Rio sambil menarik tangan Tika
" ha??? "muka Tika bingung
"ohh, pantes loe gak mau sama gue ternyata loe udah punya yang baru. Selamat deh kalau begitu." kata Rendy
"oh ya bro! Terimakasih" jawab tegas Rio sambil menepuk pundak Rendy dan Rendy pun pergi meninggalkan mereka berdua
"loe udah gila? ngaku-ngaku gak jelas kaya tadi? " kata Tika
"jangan marah-marah, malu sama pemampilan udah cantik nanti cantiknya ilang loh kalau marah" kata Rio sambil tersenyum. Pesta acara ulang tahun itu pun berlangsung dengan meriah tak disangaka dan tak diduga Tika dan Rio pun terlihat akrab. Mereka sangat enjoy menikmati pesta malam itu.
Suatu pagi di sekolah saaat pelajaran kimia di magda memberi tau bahwa angkatan kelasa 3 ini setelah UN akan berlibur di yogyakarta anak-anak pun merasa senang mengdengar kabar itu. jam demi jam berlalu pelajaran dan yang lain nya telah berakhir ketika Tika dan Vina akan menuju ke mobilnya terlihat sekilas ban mobil Tika kempes. "diam! siapa yang ngelakuin ini! kata Tika dengan nada kesal sembari menendang ban mobilnya.
Tiba-tiba nika dan gengnya menghampiri Tika dan Vina yang sedang kesal. "haduhhh.... putri cantik ban mobilnya kempes kasihan sekali ha..." kata Nita mengejek.
"ha? (sambil mengankat alis) terus kenapa masalah buat loe? apa jangan-jangan ini semua perbuatan loe?" kata Tika.
"loh.... terus masalah juga buat loe? kalo gue ngelakuin ini semua? hah!? Tika... ini belum seberapa makannya jadi cewe jangan kecentilan . Rendy loe ambil loh deketin sekarang Riopun elo mau ambil? Lo pikir lo cantik WOOW!!??", kata Nita sambil mengelilingi Tika dengan muka songongnya.
"Udah Tik, biarkan harimau mengaum gak usah dengerin mending sekarang kita pulang naik taksi mobil loh taruh disini dulu, nanti gue mint abantuan supir gue buat ganti bannya. Yuk!!", ajak Vina kepada Tika.
Tika dan Vinapun meninggalkan Nita dan gengnya dan berjalan ke depan gerbang untuk mencari taksi yang lewat.
"Lihat aja nanti Tik,gue bisa lakuin yang lebih parah dari ini,kesabaran gue dah cukup buat ngadepin orang macam lo! nilainilai ulangan lo paling bagus di kelas,Rendy.Rio semua ngedeketin Tika. Semua aja Tik loh ambil dari gue,loh saingin gue dengan cara-cara yang busuk !", celoteh kesal Nita.
"Masalah tadi gak usah lo pikirin, Tik, anggap aja gak pernah terjadi.",kata Vina sembari mengelus pundak Tika yang sedang duduk sila di sofa pink mungilnya itu.
"Yang gue gak habis pikir kok sampai segitunya sih, si Nita jahatin guenya", ucap Tika.
"ya, lo kaya gak tau aja Nita kan selalu aja iri sama lo, udahlah gakusah bahas dia lagi.Oh ya, tadi gue udah telpon supir gue dia udah lagi benerin bannya nanti dia anter ke rumah lo, untung tadi gue titipin kunci mobilnya ke satpam dia langsung ambil.!sahut Vina.
Beberapa bulan kemudian setelah ujian nasional berakhir dan mereka siswa-siswi SMA Pelita Harapan lulus dengan nilai yang lumayan bagus . Dua hari kemudian setelah lulus-lulusan merekapun berlibur ke Jogjakarta. Di bus Rio duduk di sebelah TIka, Nita hanya kesal melihatnya.
Setelah beberapa jam sampailah juga di Jogjakarta bus berhenti di suatu vila suasananya tenang dan indah, tiba-tiba Rio mengajak Tika ke belakang vila dan sebelumnya ternyata Rio sudah tahu dan pernah berlibur di vila ini. Di suasana yang tenang dan ditemani oleh bulan dan bintang yang menerangi mereka berdua Rio mengungkapkan perasaannya kepada Tika."Tik,....waktunya gak tepat, gue mau jujur sama lo tentang perasaan gue"
"Apa emang?" jawab singkat Tika sambil mengkuel-kuel rambut lurusnya.
" Gue SAYANG sama lo Tik",jujurnya suasanapun menjadi amat sangat tenang dan merekapun saling diam dan saling bertatapan memandang mata satu sama lain.
" Lo serius Rio?"tanya Tika
Sambil memegang tangan Tika " gue seriu sTik, lo mau gak jadi pacar gue? gue bakal buat lo bahagia sama gue,gue bakalan jagain lo!",jelas Rio. Tika kembali termenung sejenak.
"Tapi Io.....Nita?"tanyanya
"Gue gak peduli dia, gue sayangnya sama lo!please percaya sama gue.! jelas Rio
Sejenak mata Tika memandang lagi kearah Rio dan menjawab perlahan-lahan. "Iya.....gue mau".
merekapun menjalin hubungan dengan bahagia.
Puspa Naomi
Kelas XII IPS A
Aku hidup di keluarga yang sederhana, aku mempunyai saudara kembar yang bernama Noviana. Dia sangat mirip denganku, hari ini aku dan kembaranku akan pergi ke sekolahku yang baru karena aku di pindahkan oleh kedua orang tuaku. Hari pertama aku dan kembaranku masuk ke sekolah SD Mekar Sari. Bel berbunyi, maka akupun segera masuk ke kelas. Kami segera memulai pelajaran, ketika bel istirahat berbunyi aku mengajak Noviana untuk pergi ke kantin. Lalu kami makan bersama, tiba-tiba Noviana berkata, “Novita, sebentar ya aku di panggil oleh guruku. Maaf ya aku tidak bisa menemanimu untuk makan” akupun menjawab, “ya silahkan” setelah itu aku duduk di sebuah bangku dekat kolam dan aku melihat seorang anak laki-laki yang sedang berjalan-jalan di dekat kolam. Tiba-tiba dia tergelincir ke kolam aku pun segera berteriak meminta tolong, tetapi ketika aku meminta tolong di sekelilingku tidak ada orang. Akupun langsung menolong anak itu dengan sebatang kayu dan anak itupun selamat. Sejak kejadian itu kami berdua menjadi teman yang sangat akrab. Kami berdua selalu bermain bersama, bercanda riang, dan bersusah senang bersama. Ketika kami akan lulus sekolah, kami saling berjanji untuk menulis surat dan memasukannya ke dalam botol bening lalu menguburnya bersama-sama. Dan kami juga akan membukanya bersama-sama ketika kami sudah dewasa. Ketika kami semua lulus aku dan saudara kembarku sudah sepakat untuk melanjutkan ke Universitas Bandung. Dengan berjalannya waktu akupun melupakan kenangan masa lalu ketika aku masih kecil. Ketika aku pulang sekolahada temanku yang mengajakku pulang, di sepanjang perjalanan kami berbicara tentang masala pelajaran. Kamipun saling bertukar hobi an saling mengeluarkan curahan hati karena aku menganggap dialah teman yang baik bagiku. Sesampainya di rumah aku berbicara pada bibi.
“Bi, tolong ambilkan handukku ya. Aku mau mandi”
“ia non, sebentar bibi mau ambil ranjang sayur untuk pergi ke pasar” mendengar jawaban bibi aku langsung cemberut.
“bi, cepetan badanku sudah berkeringat” tiba-tiba Noviana datang berjalan ke arahku
“nih anduknya” Novi melemparkan handuk padaku, “bibi tuh lagi sibuk tau”
“eh... kamu ada di disini Noviana? Nov, aku pengen curhat nih, tapi tunggu aku selesai mandi ya!”
“ok,”
Setelah mandi akupun langsung pergi ke kamar.
“Novi langsung aja ya, aku pengen ngasih tau rahasia ke kamu. Kamu masih inget gak waktu kita SD, ada seorang anak laki-laki. Dia adalah temanku, tetapi aku masih belum mengenal lebih dalam. Dia adalah orang yang aku tolong sewaktu dia terjatuh ke kolam. Tetapi kami saling berjanji akan menulis surat di dalam botol. Aku masih sangat ingin bertemu dengan dia, tetapi entah kemana aku harus mencarinya karena aku penasaran dengan surat yang aku pendam di bawah pohon. Aku ingin membaca surat yang dia miliki”
“waah.... misterius banget orang itu. Kenapa kamu gak cerita sama aku?”
“Maaf ya, soalnya aku bingung kalau aku cerita pasti kamu akan tertawa. Tapi gimana caranya ya agar aku bisa bertemu lagi dengan anak laki-laki itu” tiba-tiba aku mendengar suara mobil dari luar rumah, akupun segera melihat dari jendela kamar “ternyata ada temenku, Noviana sebentar ya aku mau keluar dulu” waah... dengan mobil kerennya si Boby mempamerkan mobilnya. Dia mengajakku untuk pergi berjalan berkeliling kota “hhhmmm tawarannya cukup menarik” pikirku, akupun langsung pergi ke kamar dan mengambil tas.
Bobi mengajakku berkeliling kota kurang lebih sudah 2 jam.
“Nov, aku capek nih kita istirahat di bawah pohon sana yuk sambil minum” Bobi menunjuk sebuah pohon yang rindang.
“Ya udah, kamu ya yang beli minumnya”
“Ia kamu tunggu di sana aja”
Aku duduk sambil mengingat masa laluku, aku bersandar di pohon dan aku melihat ada tulisan nama aku dan laki-laki itu.
“Hey.. kamu lagi ngelamunin apa?”
“gak apa-apa kok”
“Nov, kamu tau gak kalau tempat ini penuh dengan kenangan aku?”
“kenangan”
“Dulu ada anak perempuan yang menolongku ketika aku jatuh dari kolam sekolah, semenjak itu aku dan dia menjadi teman yang sangat akrab. Namun, karena aku harus pindah ke luar kota aku jadi harus meninggalkannya. Aku dan dia pernah membuat surat botol yang aku kubur di bawah pohon ini dan dia menulis nama aku dan dia di pohon ini” tiba-tiba aku tak dapat menahan air mataku. “kenapa kamu nangis?”
“kenapa cerita kamu dan aku mirip? Apa jangan-jangan kamu adalah laki-laki yang aku cari?”
“ceritanya mirip? Apa kamu mempunyai saudara kembar dan dulu kamu tinggal di dekat gang rumah aku?” kami saling bertatapan dan kami kami bingung dengan cerita ini, tak lama kemudian dia memelukku dan aku menyadari bahwa dia adalah teman lamaku yang telah lama aku cari.
“Nov, ayo kita gali surat yang kita pendam selama ini” kita mencoba menggali tanah menggunakan ranting hingga kami melihat surat itu masih utuh dan tertutup rapat.
“Bob, aku baca surat kamu ya?” Boby tersipu malu, namun aku langsung membuka surat itu.
Jika kita besar nanti aku ingin hubungan kita lebih dari seorang teman dan aku akan selalu menjaga kamu dengan setulus hatiku
“hhmmm... sekarang giliran aku ya” Boby langsung membuka suratku.
Ketika aku bersamamu aku selalu merasa nyaman dan kamu selalu menjagaku. Aku ingin menjaga knangan ini bersamamu
Kami saling bertatapan muka dantanpa kami sadari kita mengucapkan “aku sayang kamu” secara bersamaan dan inilah awal hubungan indah kita.
Nama: Verawati
Kelas : XB
Sebenarnya makin lama semakin aneh terlihat dan terdengarnya, aku kini mencintai dia gadis yang galak itu. sudah 3 minggu tidak terasa kedekatan kita semakin seperti orang pacaran dan tanpa aku sadari kini aku memiliki rasa berbeda dengannya itu melebihi dari seorang teman biasa, karna sifat dia yang misterius dan asik akhinya aku mencoba beranikan diri untuk mengungkapkan isi hatiku. tetapi aku berpikir tidak mungkin karna pada waktu pertama aku melihatnya ada seorang temanku mengatakan suka padanya dia bernama Rizky. Saat itu Rizky yang sedang merasakan jatuh cinta memintaku untuk membantu mendekati Aurel gadis yang dia suka, dan saat itu aku mulai membantunya dan saat aku dekati ternyata dia gadis baik yang sangat ramah dan sejak saat itu aku pun jatuh cinta padanya lalu aku berpikir untuk mendekatkan diri padanya. Rizky orang yang egois dia tidak dapat menjaga perasaan Aurel nantinya sehingga aku tak ingin Rizky memiliki Aurel, dan saat itu aku dan Aurel mulai menjalani sebuah hubungan erat diantara kita tetapi salahnya kita adalah kita berbohong diantara teman-teman kita. lamanya waktu berjalan kini saatnya aku mengungkapkan hatiku kepada Aurel.
Panasnya matahari menyinariku yang sedang duduk di depan sekolah lbersama Aurel, karna panas aku mengajak Aurel untuk duduk didalam. tetapi di depan kantin sekolah kita duduk dan aku mulai memandangi wajah Aurel yang terlihat cape.
"sambil memegang tangan Aurel, Raja berkata"
"Aurel, apakah kamu mau menjadi pacarku?"
karna malu Aurel melepaskan tangannya dari Raja
dan berkata "apakah kamu bercanda ja?"
"raja menatap Aurel penuh harapan"
"apa kau yakin raja?apa kau tidak akan menyesal nantinya ketika Aurel menjawab seperti itu, mata Aurel berkaca-kaca dan dengan senyum menunggu jawaban yang diingin kan, dan raja menjawab dengan tegas" ini hatiku Aurel dan ini keinginanku tak ada penyesalan untuk mencinaimu"!!"raja... apakah yang kau katakan itu dari hatimu?"
Setelah mereka banyak berbincang-bincang akhirnya Aurel menerima cinta raja. tetapi mereka berdua membuat kesepakatan untuk tidak memberitahu kepada siapapun terutama Rizky. seringnya kita berjalan bersama akhirnya teman-teman kelas mulai curiga dan membuat gosip tentang kita berdua dan pada akhirnya aku dan Rizky bermusuhan akibat berebut Aurel. tetapi aku berniat untuk meminta maaf pada Rizky agar memaafkan dia.
Berjalannya waktu dan bulan Aurel dan raja sangat di senangi teman-teman sekolahnya karena mereka merupakan pasangan yang sangat romantis sehingga Rizky pun sudah menantikannya dan bercanda bersama raja lagi
Untuk saat ini, besok atau kapan aku sangat berterima kasih kepada Tuhan karena memperkenalkan aku dengan Aurel yang sangat baik dan mengerti kekurangan serta kelebihan yang ku miliki. tetpi pada waktu itu aku mendengar Aurel jatuh sakit dan aku mulai khawatir akan hari-hari yang ia tempuh sebab Aurel tidak bisa merasakan cape karna jika Aurel cape kondisi badan dia akan turun.
Hari-hari yang aku dan Aurel jalani sangat menyenangkan dan itu membuat aku selalu melihat senyum bahagia di bibir Aurel, karna saat itu Aurel dapat melupakan sejenak sakitnya itu. kata-kata yang tak bisa ku lupakan dari Aurel adalah
"Raja.... aku tidak pernah menyesal telah mengenal dan mencintaimu". :*
Winata Indra
Kelas XI IPA



