Pagi ini kembali kau ketabanan setangkai bunga mawar yang indah dan wangi,kemarin pun ada coklat kesuaan ku di meja.ini adalah bunga mawar ke-5 yang ku dapat dan kusimpan dari seseornag yang tidak aku kenal.
oh... pangeran rahasiaku mengapa aku hanya berani menaruh bunga mawar dan puisi indah di mejaku? mengapa kau tak langsung menemuiku? puisi-puisi yang kau buat sangat bagus,indah dan romantis,dirimu membuatku semangat datang pagi ke sekolah untuk mencium aroma segar bunga mawarmu dan membaca puisimu. saat aku sedang membaca puisimu tanpa ku sadari seorang guru datang tepat di depan mejaku lalu Talita teman satu mejaku menyadarkan ku dari lamunan ku.
Talita selalu menasehatiku dengan kata-katanya yang bijak sana agar aku tidak mudah percaya pada pangeran misteriusku. aku dan Talkita pergi ke toilet dan di stiu aku bercermin sambil berkata dalam hati."apa istimewah kamu? sampai ada pangeran misterius yang menyukaimu" sambil tangan ku mnunjuk ke arah wajah di cermin yang tidak lain adalah diriku sendiri. aku berpikir masih banyak cewe.
cewe cantik di sekolahku tetapi kenapa bunga itu ada di mejaku,mengapa bukan di meja Lulu si model cantik di sekolah atau seperti Sandra yang jago main basket dan Tamara yang menjadi mayoret marching band sekolah kami."mengapa harus aku?" aku terus bertanya dalam hatiku sendiri.
cewe-cewe yang ku sebutkan tadi adalah cewe-cewe istimewa di sekolah ku tetapi itu belum setengahnya cewe istimewa di sekolahku.mereka cewe-cewe yang menjadi pusat perhatian disekolah yang selalu banyak cowo mendekatinya untuk menjadi pacar salah satu cewe tadi. sedangkan aku hanyalah cewe biasa yang tidak memiliki prestasi atau seperti mereka. aku berhayal pangeran misteriusku adalah Andre ketua osis yang sangat ramah senyum dan menyapaku ntah kapanpun dimanapun kita bertemu. tapi tiba hati kecilku berkata Andre sudah milik Viana anak kelas 3 SMA yang juga banyak memiliki talenta jadi sepertinya tidak mungkin
apa mungkin Angga? dia selalu mengantarku pulang dan itu sudah 4 kalinya, karna boncengan motor dia selalu kosong semenjak dia putus dari Priska,apa mungkin dia berniat untuk PDKT dengan ku. tiba-tiba datang seorang cowo keren bernama Boboy dia tidak kalah keren dengan cowo-cowo lainnya. boboy selalu ingin dekatku duduk, berjalan atau apa saja dia orang yang baik. boboy bertanya kepada ku" aku sedang diet ya?" sambil tersenyum aku menjawab" tidak, memang kenapa?"
"kenapa nasi gorengnya tidak dimakan?"
"hmm.. pasti aku makan kok cuma aku hanya bingung nasinya sedikit dingin saja" Dengan tergesah-gesah aku mulai memakan nasi gorengnya sampai aku tersedak
"uhuk uhuk.."
"pelan-pelan dong makannya" sambil tersenyum kami lalu menghabiskan makanannya tanpa berbincang lagi.
keesokan paginya aku datang lebih pagi untuk mengetahui siapa pangeran misterius itu, dan aku hanya melihat sesosok pria di balik jendela kelasku sedang membawa bunga dengan wajah kesal lalu meninggalkan bunga itu di lantai lalu pergi." apakah mungkin dia orangnya?"
Intan Putri
Kelas XI IPS




0 komentar to “Dari Pangeran Rahasiaku”